Apit Ganteng - Kucing untuk cacing kucing: Seperti halnya manusia, kucing juga sering terinfeksi berbagai penyakit yang terkadang mendekati mereka.
Salah satu penyakit yang sering muncul pada hewan lucu dan menggemaskan ini adalah cacing usus. Karena itu, sangat penting bagi pecinta kucing untuk mengetahui rekomendasi obat cacing untuk kucing ini.
Seperti yang kita semua tahu, kucing akan berubah jika mereka merasa tidak enak badan. Dan, tentu saja, juga, pemilik kucing akan khawatir jika binatang itu bukan yang biasa.
Karena itu, seseorang yang memiliki kucing di rumah harus memiliki informasi penting tentang kucing itu. Jangan tertipu untuk membunuh kucing yang memiliki Anda karena pemiliknya.
Sekarang, salah satu informasi yang harus dimiliki oleh pecinta kucing adalah pengetahuan tentang gejala pertama ketika kucing memiliki penyakit, terutama cacing usus.
Selain mengetahui gejala atau karakteristiknya, pemilik kucing juga harus tahu obat kucing apa yang bisa menyembuhkan kucingnya. Sekarang jangan menunda lagi, berikut adalah karakteristik dan rekomendasi obat jika kucing memiliki cacingan.
Karakteristik kucing yang hidup dengan cacing.
Sebelum kucing didiagnosis atau ditentukan memiliki cacing, biasanya ada karakteristik yang dapat diamati. Jika karakteristik berikut terlihat dalam memelihara kucing, kucing mungkin memiliki cacing. Nah berikut ini fiturnya.
1. Sekalipun badannya kurus, tetapi perut kucing akan melebar
Karakteristik pertama yang dapat diidentifikasi adalah perut Anda. Ketika kucing memiliki cacing, perutnya akan melebar. Meski kucing memiliki perut yang ramping. Tetapi ketika perut buncit, kucing harus dicurigai tertular cacing usus.Cara sederhana dan langsung bisa dengan menyentuh langsung tubuh kucing. Jika tulang rusuk kucing bersentuhan langsung dengan tangan, ini menandakan kucing benar-benar menderita cacingan.
2. Nafsu makan Anda juga akan berkurang, hanya saja Anda akan sering haus
Karakteristik selanjutnya terkait dengan nafsu makan. Seperti halnya makhluk lain, saat kucing terserang penyakit, nafsu makannya akan berkurang.Ketika kucing ini memiliki cacing, kucing akan mengurangi intensitas makanannya. Jika ini terjadi, coba verifikasi segera. Kucing itu mungkin memiliki penyakit cacing.
3. Saat anak anjing atau diare, cacing akan keluar
Sekarang, satu hal yang akan lebih meyakinkan jika kucing memiliki cacing terlihat dari anaknya. Anak anjing yang terpapar cacing gelang umumnya memiliki cacing gelang. Jika fitur unik ini benar-benar ada pada kucing, segera ambil perawatan medis. Salah satunya bisa membeli obat cacing kucing.Rekomendasi obat cacing untuk kucing
Sekarang, setelah mengetahui apa karakteristiknya jika kucing terpapar cacing usus, sekarang saatnya membeli obat sehingga kucing cepat pulih.
Namun ternyata masih banyak juga pengasuh kucing yang masih kurang pengetahuan ini. Jadi, berikut adalah beberapa rekomendasi untuk obat cacing untuk kucing dengan gejala cacing usus.
1. Kucing Drontal
Obat cacing pertama yang direkomendasikan untuk kucing adalah kucing Drontal. Obat ini khusus untuk kucing dan tidak boleh digunakan pada manusia.
Dengan demikian, obat anti-cacing ini dapat membasmi cacing sampai ke akarnya. Bahkan, obat ini dapat membasmi cacing tambang, cacing pita, dan parasit cacing gelang di usus kucing.
Obat ini telah direkomendasikan oleh banyak pihak, jadi jangan khawatir menggunakannya. Cara menggunakannya cukup memberi satu tablet Drontal Cat untuk masing-masing kucing dengan kelipatan 4 kg. Jika kucing memiliki berat 6 kilogram, berikan obat ini 1,5 tablet.
2. Drontal Plus
Obat kedua yang dapat digunakan adalah Drontal Plus. Obat ini tidak berbeda secara signifikan dengan Kucing Drontal, hanya saja Drontal Plus tidak secara khusus digunakan pada kucing. Obat ini juga dapat digunakan sebagai obat untuk cacing pada hewan peliharaan lain seperti anjing.
Oh well, obat cacing ini diberikan kepada kucing setiap tiga bulan saat kucing tumbuh. Namun, jika kucing memiliki cacingan pada usia ini, berikan obat ini pada usia 6 hingga 12 minggu penyelaman setiap dua minggu.
3. Vermox
Vermox merupakan obat cacingan untuk kucing selanjutnya yang banyak digunakan saat kucing mengalami gejala cacingan. Berbeda dengan kedua obat sebelumnya, Vermox ini hanya dapat memberantas cacing pita dan cacing gelang saja. Walaupun begitu, tapi obat yang satu ini cukup ampuh untuk membasmi cacingan.
Satu hal yang perlu dicatat juga, bahwa hindarilah pemberian obat ini saat kucing tengah hamil. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak pada kucing atau pun janin-janin kucing yang masih ada dalam kandungan. Alangkah baiknya, obat cacingan ini digunakan saat si kucing sudah selesai melahirkan.
4. Combantrin
Obat selanjutnya yang bisa mengatasi kucing saat cacingan adalah Combantrin. Dimana obat yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi, mengingat Combantrin juga biasanya digunakan untuk mencegah cacingan yang bisa terjadi pada manusia. Obat yang satu ini cocok saat cacing yang menyerang kucing sudah diketahui spesifik.
Combantrin juga dikenal sebagai obat cacing yang ampuh dan efektif untuk bisa mengobati cacingan, khususnya jika cacing yang menyerang adalah jenis cacing gelang. Oleh karenanya, ada baiknya sebelum membeli obat yang satu ini dipastikan dulu cacing yang menyerang kucing tersebut jenis cacing apa.
5. Langsung Bawa Ke Dokter
Langkah terakhir yang cukup efektif tapi memerlukan biaya yang agak sedikit lebih banyak yaitu langsung dibawa ke dokter. Ya, cara ini memang akan sangat efektif karena pemilik kucing tidak akan menebak-nebak dan bisa memastikan langsung bahwa kucing peliharannya itu memang benar terkena cacingan.
Selain itu, dokter juga bisa mendiagnosa kira-kira jenis cacing apa yang menyerang kucing tersebut. Dengan begitu, maka obat yang diberikan pada si meong juga akan tepat sasaran.
Terlepas dari membutuhkan biaya yang tidak kecil, tapi jika memang kucing tersebut merupakan kucing kesayangan maka tidak ada salahnya untuk melakukan cara yang satu ini.
Setelah mengetahui ciri-ciri dan juga obat cacing untuk kucing yang telah dijelaskan di atas, semoga para pemilik kucing lebih paham ya. Bahwa ternyata cacing yang menyerang kucing itu tidak hanya satu, melainkan banyak jenisnya. Dan tiap jenis kucing ada obatnya masing-masing.
Oleh karena itu, jangan sampai salah beli obat cacing untuk kucing ya. Soalnya ini akan berdampak cukup fatal. Tadinya mau menyelamatkan kucing, eh karena kecerobohan pemiliknya justru malah membuat kucing semakin parah atau bahkan meninggal dunia.




